• 05 Karinding Garut Part 2 Sejarah Karinding Priangan 05

    Regenerasi karinidng di Garut terus terjadi dari masa ke masa. Pada masa kini, selain spiritualitasnya bertahan terus di kalangan kaum uda, bahkan banyak yang memahami segala mistikalisasinya, namun di sisi lain pergerakan nyata pengelolaan alam dan lingkungan hidup juga mewarnai dinamika karinding Garut. Selain itu, karinding sebagai seni pertunjukan tentu saja menjadi wajah utama. Rangkaian video ini merupakan lanjutan film sebelumnya mengenai karinding Garut. Walau menampilkan wajah-wajah muda karinding Garut, namun terselip kisah-kisah kesaksian karinding sepuh. Video-video ini merupakan dokumentasi penelitian buku “Sejarah Karinding Priangan” yang dilakukan Kimung antara tahun 2008 hingga 2019.

  • Karinding Garut Part 1 Sejarah Karinding Priangan 04

    Garut memiliki tradisi lisan karinding yang sangat kuat. Kawasan ini tercatat masih banyak memiliki para pemain karinding sepuh yang masih sangat fasih, baik dalam memainkan, pun dalam mengisahkan karinding pada masanya, juga masa-masa sebelumnya. Dan karinding tersebar di sekujur Garut pada masa lalu, dari dari pangauban Galunggung hingga Papandayan, dari pangauban Kareumbi – Masigit, ke Guntur, Cikuray, hingga Gunung Haruman dan Gunung Gelap. Karinding hadir sebagai media bersantai para ajengan pada masa lampau di Garut, tak jarang juga dijadikan media dakwah. Ia juga alat politik jaman Belanda, Jepang, hingga zaman pemberontak, namun tetap pada dasarnya ia adalah waditra kaulinan murangkalih dan pergaulan para kawula muda pada masanya. Ia adalah waditra…

  • Sejarah Karinding Tasikmalaya Part 1 : Cineam, Sejarah Karinding Priangan 02

    Cineam merupakan kawasan penting dalam perkembangan karinding di Jawa Barat. Ia memiliki kisah cinta Kalamanda dan Sekarwati, folklor mengenai lahirnya karinding, melestarikan kisah-kisah para meastro sepuh dalam memainkan karinding dari masa ke masa, bahkan berhasil menuliskan sejarah karindingnya sendiri dalam kajian yang komprehensif berjudul “Karinding Cineam”, sebuah karya ilmiah tataran tesis yang ditulis oleh Sule Nurharismana. Karinding Cineam berkembang terus dari generasi ke generasi. Bertransformasi secara spirit, musikal, dan sosial, walau tetap memiliki visi yang nyata : bahwa keluhuran para sepuh dalam mengembangkan permainan karinding adalah hal mutlak yang harus dipegang oleh masyarakat karinding Cineam, dalam atmosfer keterbukaan yang hangat akan dinamika dan perbedaan.