Pangauban Karinding

PANGAUBAN KARINDING merupakan ruang di mana dinamika perkarindingan dikumpulkan, diolah, dipelajari, dibagikan, dan dikembangkan secara strategis dan berkelanjutan. Keberadaannya berangkat dari kebutuhan dalam mengembangkan ranah musik karinding secara terpola, terstruktur, dan dalam koordinasi yang baik.

Read More

KARINDING GOES TO EUROPE #6 PARIS 2016

Tanggal 18 September 2016, Kimung dan Mitha tiba di Paris, Prancis untuk bertemu dan mewawancara Profesor Tran Quang Hai, salah satu maestro jewsharp di Eropa. Selama di Paris, Kimung dan Mitha tinggal di kediaman kawan mereka semasa kuliah, Rita Fitri Desianti bersama dua anaknya Asmara dan Pearl. Mereka juga bertemu dengan dua kawan lama mereka, […]

KARINDING GOES TO EUROPE #5 EINDHOVEN 2016

Usai mewawancara Harm Linsen, Kimung dan Mitha berangkat menuju Eindhoven untuk menemui Ricky Insanity, seorang kawan lama, vokalis band legendaris Insanity, pionir musik bawahtanah Bandung yang sejak 1996 tinggal di Belanda. Ricky menerima Kimung dan Mitha, menyediakan mereka ruang untuk beristirahat serta makanan yang sehat agar mereka bisa kembali fit meneruskan perjalanan. Setelah diajak berkelling […]

KARINDING GOES TO EUROPE #4 AMSTERDAM 2016

Setelah melakukan penelitian di depot Museum Volkenkunde di ‘s-Gravenzande dan mewawanacar serta mendokumentasikan harpa-harpa mulut koleksi pionir jewsharp Belanda, Phons Bakz, Kimung dan Mitha berangkat menuju Amsterdam untuk menemui Harm Linsen, sosok yang selama ini membantu mereka menyambungkan dengan pihak-pihak museum untuk kelancaran riset. Harm Linsen juga seorang pemain jewsharp dan juga kolektor harpa mulut […]

KARINDING GOES TO EUROPE #3 ‘S-GRAVENZANDE – MIDDELBURG 2016

Tanggal 12 September 2016, Kimung dan Mitha, bersama dengan Daniel Hentschel melakukan riset di depot Museum Volkenkunde di ‘s-Gravenzande, Belanda. Dipandu oleh Dirk Dirkse, Kimung dan Mitha mendapatkan data 158 harpa mulut Indonesia dan berhasil mendokumentasikan 96 artefak harpa mulut Indonesia berusia antara 40 tahun hingga 250 tahun, yang tersimpan dan terpelihara dengan baik di […]

KARINDING GOES TO EUROPE #1 PORTO 2016

Program “Karinding Goes To Europe” adalah program perjalanan riset yang dilakukan oleh Atap Class Indonesia dan diwakili oleh Kimung dan Diah Paramitha, mencakup presentasi di ajang konferensi sosiologi internasional, “9th Midterm Conference of the RN-Sociology of the Arts, Art And Creativity” di University of Porto tanggal 8 hingga 10 September 2016, serta perjalanan riset ke […]

SASAKALA KARINDING #9 GIRI UNDERGROUND

Seiring dengan Tasikmalaya dan Cianjur, perkembangan karinding di Bandung juga menunjukkan gejolak, terutama di daerah-daerah pinggiran sekitar pegunungan yang budaya agrarisnya kuat. Dua daerah yang menjadi tempat perkembangan karinding adalah Parakan Muncang dan Ujungberung. Di Ujungberung masih belum tergali siapa saja tokoh-tokoh yang mengembangkan karinding, namun menurut kisah para tokoh-tokoh sepuh yang kini berusia sekitar […]

SASAKALA KARINDING #8 KARINDING CIRAMAGIRANG

Peneliti karinding Cace Hendrik tahun 2009 menuliskan karinding di Ciramagirang dalam karya skripsi berjudul Karinding Ciramagirang di desa Ciramagirang Kecamatan Cikalong Kulon Kabupaten Cianjur, Suatu Tinjauan Awal. Menurut kepercayaan masyarakat Desa Ciramagirang, karinding mulai ada sekitar tahun 1908, tepatnya hari Jumat tanggal 07 bulan 07 tahun 1908. Ketika itu ada dua tokoh (karuhun) yaitu Mbah […]

SASAKALA KARINDING #7 SANGHYANG SIKSA KANDA NG KARESIAN

Naskah Siksa Kanda Ng Karesian ini diperoleh dari buku Sewaka Darma (Kropak 408), Sanghyang Siksakandang Karesian (Kropak 630), Amanat Galunggung (Kropak 632), transkripsi dan terjemahannya dilakukan oleh Saleh Danasasmita, Ayatrohaedi, Tien Wartini, dan Undang Ahmad Darsa, diterbitkan di Bandung tahun 1987 oleh Bagian Proyek Penelitian dan Pengkajian Kebudayaan Sunda (Sundanologi), Direktorat Jendral Kebudayaan, Departemen Pendidikan […]

Begin typing your search term above and press enter to search. Press ESC to cancel.

Back To Top