Thursday, June 4

Music

berisi kumpulan musik karinding

THE PAPERBACK, “Three Days”
Music

THE PAPERBACK, “Three Days”

https://soundcloud.com/paperback-music-1/paperback-3-days 3 DAYS 3 days in life in deja vu of you drownin on and on 3 days in life flown of the smallest air the big wave of you 3 days in life the scent it keep collide goin underground then rise all rise in wilderness in a mountain in waterfall the desert the street we hit the road to the worlds 3 days in life …… ….. …. .. . “Aku di sini, kemarilah,” “Sebentar lagi ke sana,” “Cepatlah,” “Kamu santai kan?” “Iya cuma jam tiga aku harus berangkat,” “Sekarang baru jam setengah dua belas. Masih lama,” “Just hurry up!” “Oke, oke.” Home Sweet Home, 29 Juni 2010
THE PAPERBACK, “Kelas Rakyat”
Music

THE PAPERBACK, “Kelas Rakyat”

https://soundcloud.com/paperback-music-1/paperback-kelas-rakyat Dan kita pancang hujan Demi subur tanah ini Hutankan kampung halaman Berikan kerja tuk anak muda Galang semangat seia sekata Derap kita senjata kita Sabilulungan, hajar tirani Terus di depan di kelas rakyat Mengakar rumput genggam matahari Mengarak tanah air ibu pertiwi Guratkan sejarah, darah, dan doa Semangat ragam dalam kepalan Kelas Rakyat Kelas bersahaja KELAS RAKYAT Lyric by Kimung, Music by Ayi and Paperback Produced by Paperback & The Babam Recorded Dec 2013 at Storn Labs by The Babam Zemo - vocal Ayi - Guitar, vocal David - Guitar, vocal Kimung - karinding, ukulele Jawis - karinding Hendra - celempung
THE PAPERBACK, “Milik Kita”
Music

THE PAPERBACK, “Milik Kita”

https://soundcloud.com/paperback-music-1/paperback-milik-kita MILIK KITA Semburat cahaya mentari Menyapa kilau embun pagi Sawah, ladang, dan ilalang Milik kita Aku, kamu Semilir angin berhembus Sepoy sampaikah di wajahmu? Berbaring menatap langit Milik kita Aku, kamu Angin tingtrim Di mumunggang gunung Katojo panon poe nu ngulisik Kingkilaban salira Aduh Ieung Senandung cinta merona Merenda kisah kasih dan asa Menari di hari-hari Milik Kita Aku, kamu Aku, kamu ….. …. … .. Aku dan ayah sering berbagi cerita. Walau tidak sebaik ibu dalam bercerita, apa yang dikisahkan ayah selalu berbekas. Kisahnya yang paling seru menurutku adalah legenda bintang-bintang. Saat itu aku belum sekolah, namun sudah dibiasakan untuk bangun subuh dan shalat berjamaah di mesjid. Untuk me...