SASAKALA KARINDING #9 GIRI UNDERGROUND

Seiring dengan Tasikmalaya dan Cianjur, perkembangan karinding di Bandung juga menunjukkan gejolak, terutama di daerah-daerah pinggiran sekitar pegunungan yang budaya agrarisnya kuat. Dua daerah yang menjadi tempat perkembangan karinding adalah Parakan Muncang dan Ujungberung. Di Ujungberung masih belum tergali siapa saja tokoh-tokoh yang mengembangkan karinding, namun menurut kisah para tokoh-tokoh sepuh yang kini berusia sekitar […]

SASAKALA KARINDING #8 KARINDING CIRAMAGIRANG

Peneliti karinding Cace Hendrik tahun 2009 menuliskan karinding di Ciramagirang dalam karya skripsi berjudul Karinding Ciramagirang di desa Ciramagirang Kecamatan Cikalong Kulon Kabupaten Cianjur, Suatu Tinjauan Awal. Menurut kepercayaan masyarakat Desa Ciramagirang, karinding mulai ada sekitar tahun 1908, tepatnya hari Jumat tanggal 07 bulan 07 tahun 1908. Ketika itu ada dua tokoh (karuhun) yaitu Mbah […]

SASAKALA KARINDING #7 SANGHYANG SIKSA KANDA NG KARESIAN

Naskah Siksa Kanda Ng Karesian ini diperoleh dari buku Sewaka Darma (Kropak 408), Sanghyang Siksakandang Karesian (Kropak 630), Amanat Galunggung (Kropak 632), transkripsi dan terjemahannya dilakukan oleh Saleh Danasasmita, Ayatrohaedi, Tien Wartini, dan Undang Ahmad Darsa, diterbitkan di Bandung tahun 1987 oleh Bagian Proyek Penelitian dan Pengkajian Kebudayaan Sunda (Sundanologi), Direktorat Jendral Kebudayaan, Departemen Pendidikan […]

SASAKALA KARINDING #5 BADAK PAMALANG

Naskah selanjutnya yang berkaitan dengan karinding adalah Pantun Badak Pamalang. Bagian pertama penyebutan kata “karinding” adalah di bagian rajah. halaman 19 karinding si kawung hideung palapah kawung saeran curug jangkung kole hideung haur geulis congkol koneng Bagian kedua penyebutan kata “karinding” adalah di bagian kisah pantun, ketika bayi Badak Pamalang ditendang dan mendarat di hutan […]

SASAKALA KARINDING #4 SANGHYANG RAGA DEWATA

Suntingan dan terjemahan teks Sang Hyang Raga Dewata diambil dari sebuah naskah Sunda Kuna yang ditulis pada daun nipah dengan menggunakan aksara dan bahasa Sunda Kuna. Naskahnya kini berada di Museum Sri Baduga Maharaja, Bandung, sebagai koleksi dengan nomor kode 07.106. Naskah tersebut tebalnya 25 lempir (50 halaman) dan berukuran 23,5 x 3,5 cm berasal […]

SASAKALA KARINDING PIRIGAN #3 KALAMANDA SEKAR KOMARA SUNDA

Tasikmalaya sering menyebut dirinya sebagai daerah pertama kali karinding dibuat. Ini diperkuat oleh kisah Jajaka Kalamanda sebagai pencipta karinding di Tasikmalaya. Dalam syairnya “Karinding ti Citamiang” penyair Nazaruddin Azhar mengisahkan kembali cerita yang dituturkan Oyon Noraharjo tentang Kalamanda. Nun dahulu kala, lembur Citamiang, Pasir Mukti, ada dalam kekuasaan Kerajaan Galuh. Di kampung ini tersebutlah seorang […]

SASAKALA KARINDING#2 KARINDING AJNYANA

Sulit dilacak kapan pertama kali karinding hadir di masyarakat Sunda karena tak ada sumber tertulis yang menyebutkan secara pasti kapan waditra ini mulai ada. Satu tinjauan pernah dibuat Ragil Soeripto dan dimuat dalam Buletin Kebudayaan Jawa Barat, Kawit, tahun 1992, “Rachmat Ruchiyat berkesimpulan bahwa di samping berkembangnya musik bambu di Indonesia erat sekali kaitannya dengan […]

Kelas Karinding

KELAS KARINDING merupakan kelas yang diajarkan kepada para peminat seni karinding berbagai usia dengan mengkaji teknik-teknik permainan karinding, nilai-nilai kearifan lokal dan filsafat karinding, potensi ekonomi kreatif, kolaborasi musik dan seni, serta beragam teknis penggarapan pergelaran dan perekaman karinding. Dengan pendekatan tersebut diharapkan peminat karinding akan memperoleh pemahaman yang lebih luas dan mendalam pada bidang […]

Begin typing your search term above and press enter to search. Press ESC to cancel.

Back To Top